Tampilkan postingan dengan label FB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FB. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 November 2010

"Mendukung Go Green Dengan Cara Mudah"


Go Green..
Banyak hal yang dapat kita lakukan dalam mendukung Go Green, selain mudah, kegiatan ini dapat Anda lakukan kapan saja dan dimana saja. Kita dapat menerapkan dari hal yang paling sederhana, mulailah dari rumah.
Save the Water..!
Saat Anda menyikat gigi, matikan kran wastafel Anda, jangan biarkan kran air tebuka, karena jika Anda menyikat gigi selama kurang lebih 5 menit saja, bisa Anda bayangkan berapa banyak air bersih yang Anda buang.
Atau saat mencuci tangan, buatlah wadah penampung yang dapat disalurkan melalui selang, yang airnya bisa Anda gunakan untuk memflush toilet Anda.
Bagi Anda para ibu rumah tangga, saat mencuci piring sama halnya dengan menyikat gigi, jangan biarkan kran air terbuka saat sedang membersihkan kotoran di piring.
Dan juga saat mencuci pakaian, Anda bisa memilih softener atau pelembut pakaian yang hanya satu kali bilas.
Dengan begitu Anda sudah mendukung Go Green dalam menghemat air bersih.
Save environtment
Bercocok tanam merupakan hal yang menyenangkan, selain membantu bumi mengurangi polusi, kegiatan becocok tanam juga menyehatkan tubuh, gerakan menyiram, menanam, dan memupuk selama kurang lebih 5 menit dapat merampingkan tangan, loh.
Tanamlah sekurang kurangnya satu pohon di halaman rumah Anda, dan jangan lupa untuk membuat lubang resapan air. Hal ini akan sangat membantu bumi kita.
Mom, I wanna ride my bike..!
Ajarkan anak anak Anda untuk selalu menggunakan sepeda, selain menyehatkan badan, bersepeda juga membantu dalam mengurangi polusi.
Bersepeda ke sekolah bukan ide yang buruk bukan, untuk dilakukan?, tak usah malu untuk bersepeda saat ke sekolah atau ke kampus, karena saat ini sepeda bukannlah sesuatu yang dianggap ketinggalan jaman.
So, ride your bike..
Say NO to Plastic..!
Saat Anda berbelanja, walau hanya ke mini market dekat rumah, bawalah selalu tas belanja Anda, dan katakan pada kasirnya saat Anda ingin membayar “ Saya bawa tas sendiri, mbak..”
Atau saat Anda membeli makanan untuk di bawa kerumah, usahakan untuk tidak menggunakan bahan yang terbuat dari plastik, jika memungkinnkan, bawalah tempat makan Anda sendiri dari rumah.
Hemat listrik..
Matikan alat alat yang menggunakan listrik, saat tidak dibutuhkan lagi.
Karena jika hemat litrik berarti pembangkit akan efisien, jika pembangkit efisien akan mengurangi gas buang ke udara.

www.insan.or.id

Sabtu, 18 September 2010

"Sehatkah Sarapan Kita?"

Apakah Anda sering lelah, cepat ngantuk, loyo dan bermasalah berat badan?

Semua itu berawal dari SALAH dalam memilih sarapan. Sebagian besar orang makan berdasarkan keinginan mata mereka. Atau dengan kata lain, mata mereka menentukan apakah mereka perlu makan dan makanan apa yang seharusnya dimakan.

Padahal kenyataannya, mata sama sekali tidak ada hubungannya dengan makanan. Tapi Pankreas lah yang mengatur semuanya!

Pankreas adalah organ di badan kita yang memproduksi Gastric Juice dan Insulin.



Apakah Anda Tahu????

Badan kita terdiri dari 100 trilyun sel dan membutuhkan 114 macam nutrisi yang berbeda-beda. Dan itu harus kita penuhi!

Badan kita bangun di pagi hari dan menuntut 114 macam nutrisi. Dan… makanan apa yang kita berikan kepada tubuh kita di pagi hari?



Sarapan Karbohidrat

Di pagi hari, karbohidrat simple (cereal olahan, roti putih, roti panggang, nasi) akan menyebabkan kenaikan level gula darah yang mendadak, yang menyebabkan badan melepaskan jumlah insulin yang cukup besar. Hasilnya adalah penurunan tingkat kadar gula dalam darah dan keinginan untuk makan lebih banyak karbohidrat. Siklus ini berulang 2-3 kali sehari. Dan siklus naik turunnya kadar gula dalam darah ini memperberat kerja pankreas dan memperlemahnya. Ini adalah salah satu alasan utama penyebab Diabetes, tekanan darah tinggi dan kenaikan berat badan.



Tidak Sarapan

Saat Anda tidak sarapan, gula darah Anda akan turun/drop di bawah tingkat normal. Anda akan merasa kelaparan dan penurunan tingkat energi. Anda akan kembali mengonsumsi karbohidrat simple untuk mendapatkan peningkatan kadar gula dengan cepat untuk mengatasi rasa lapar dan penurunan energi yang Anda alami. Karbohidrat simple ini akan menyebabkan kenaikan level kadar gula dalam darah secara mendadak yang menyebabkan badan melepaskan jumlah insulin yang cukup besar. Insulin akan mengambil kelebihan gula dalam darah dan merubahnya menjadi lemak. Hasilnya adalah penurunan kadar gula dalam darah dan keinginan untuk makan lebih banyak karbohidrat. Siklus ini berulang 2-3 kali sehari. Dan siklus naik turunnya kadar gula dalam darah ini memperberat kerja pankreas dan memperlemahnya. Ini adalah salah satu alasan utama penyebab diabetes, tekanan darah tinggi dan kenaikan berat badan.


So, Apa Kriteria Sarapan yang Baik?

Jawabnya adalah Sarapan Berdasarkan Protein. Sarapan seperti ini akan mensuplai badan kita dengan nutrisi penting dan energi tanpa meningkatkan kadar gula dalam darah dan kadar insulin. Sarapan pagi seperti ini akan menghindarikan kita dari ketergantungan terhadap karbohidrat setiap hari. Dengan cara ini nafsu makan dapat terkontrol dengan baik, keinginan makan makanan berkarbohidrat (cemilan, coklat, kue, junk food, soft drink, nasi dan mie) akan berkurang. Sebagai hasilnya badan akan menggunakan kelebihan lemak yang tersimpan dalam tubuh untuk mendapatkan energi atau sebagai sumber energi.

Rabu, 08 September 2010

Ketentuan Tentang Zakat

1. Zakat Fitrah
Hadits Rasulullah SAW dari Ibnu Umar : ”Rasulullah SAW telah mewajibkan zakat fitrah (di bulan Ramadhan) satu sha' kurma (2,5 Kg) atau satu sha' gandum kepada setiap orang merdeka, hamba sahaya, lelaki ataupun perempuan kecil maupun besar/tua dari kaum muslimin. Dan beliau memerintahkan supaya zakat fitrah itu) ditunaikan sebelum orang-orang keluar untuk melaksanakan shalat (Idul Fitri).” (Muntaqal Akbar Nail Al-Authar, jilid 4 hal.181)

Ketentuan pembayaran zakat fitrah adalah sebagai berikut :
Berupa beras sebanyak ± 2,5 Kg atau 3,5 Liter per Jiwa.
Berupa uang yang besarnya sesuai dengan harga beras yang dikonsumsi sehari-hari.
Misal : Beras yang biasa dikonsumsi seharga Rp.4.000 per liter, maka zakat fitrahnya berupa uang sebesar Rp.4.000 x 3,5 liter beras = Rp.14.000 per Jiwa.

2. Zakat Maal

Zakat Emas dan Perhiasan

Batas minimal emas yang wajib dizakatkan (nishab) adalah 2 mitsqal (85 gram) dan besar zakatnya 2,5% dihitung setelah 1 (satu) tahun (haul). Sedangkan perhiasan selain emas, maka dikonversikan/dinisbatkan nilainya sama dengan 85 gram emas.

Zakat Mata Uang

Apabila seseorang mempunyai simpanan dalam bentuk uang yang telah berusia 1 (satu) tahun dan telah mencapai nilai 85 gram emas (walaupun hanya 18 karat), maka ia wajib mengeluarkan zakatnya sebesar
2,5% (Lihat : Fatwa Kontemporer I, Yusuf Qardhawi, GIP hal.367 dan Kitab Hukum Zakat, Yusuf
Qardhawi, Litera Antar Nusa, hal.161)

Zakat Perdagangan

Hadits Rasulullah SAW dari Samrah bin Jundab :
”Rasulullah SAW telah memerintahkan kami agar mengeluarkan zakat harta dari segala yang kami maksudkan untuk dijual.”

Harta perdagangan yang wajib dizakatkan meliputi barang dagangan, ditambah uang kontan dan piutang yang masih mungkin kembali. Besar zakatnya 2,5% dikeluarkan setelah dikurangi hutang, telah mencapai nishab (85 gram emas) dan telah berusia 1 (satu) tahun (haul). (Lihat : Kitab Hukum Zakat, Yusuf Qardhawi, Litera Antar Nusa, hal.316)



Zakat Pertanian

Nishab hasil pertanian dan buah-buahan yang wajib dizakatkan adalah senilai dengan 5 (lima) wasaaq atau ± 653 Kg Gabah atau ± 520 Kg Beras, zakatnya dikeluarkan pada saat panen.
- Besarnya zakat tergantung kepada cara pengairannya
- Jika diairi dengan air hujan/sungai, zakatnya 10% tiap satu nishab
- Jika diairi sendiri, zakatnya 5% tiap satu nishab.
(Lihat Kitab Hukum Zakat, Yusuf Qardhawi, Litera Antar Nusa, hal.355)


Zakat Hewan Ternak : Unta, Sapi/Kerbau, Kambing


1. Nishab zakat unta sesuai dengan Ijma' Ulama adalah :
- 5 s.d 9 ekor unta, zakatnya 1 ekor kambing
- 10 s.d 14 ekor unta, zakatnya 2 ekor kambing
- 15 s.d 19 ekor unta, zakatnya 3 ekor kambing
- 20 s.d 24 ekor unta, zakatnya 4 ekor kambing, dst.

2. Nishab zakat Sapi/Kerbau sesuai pendapat Masyhur madzhab empat ulama, adalah :

- 30 s.d 39 ekor, zakatnya 1 ekor anak Sapi usia 1 tahun
- 40 s.d 59 ekor, zakatnya 2 ekor anak Sapi betina usia 2 tahun
- 60 s.d 69 ekor, zakatnya 2 ekor anak Sapi jantan
- 70 s.d 79 ekor, zakatnya 2 ekor anak Sapi betina usia 2 tahun ditambah 1 ekor anak Sapi jantan usia 1 tahun, dst

3. Nishab zakat Kambing/Domba sesuai dengan hadits Riwayat Anas r.a dan Ijma' Ulama, adalah :
- 40 s.d 120 ekor, zakatnya 1 ekor kambing
- 120 s.d 200 ekor, zakatnya 2 ekor kambing
- 201 s.d 399 ekor, zakatnya 3 ekor kambing
- 400 s.d 499 ekor, zakatnya 4 ekor kambing, dst.
(Lihat Kitab Hukum Zakat, Yusuf Qardhawi, Litera Antar Nusa, hal.167 – 240)

Zakat Penghasilan / Profesi


Yang dimaksud penghasilan dalam hal ini meliputi penghasilan tetap (gaji, upah), komisi dan hadiah.

1.Nishab zakat penghasilan tetap, profesi, gaji, upah dan sejenisnya dihitung sebagai nishab tanaman.

Besar zakatnya 2,5% langsung dikeluarkan tanpa mensyaratkan haul (setelah setahun).
Contoh :
Tuan A adalah seorang akuntan yang bekerja disuatu kantor akuntan publik dengan gaji per bulan Rp.3.000.000. Keluarganya biasa mengkonsumsi beras seharga Rp.5.000 per Kg. Pada sore harinya ia mengajar sebagai dosen disuatu akademi dengan rata-rata pendapatan per bulan Rp.1.000.000.
Maka Nishab : 520 Kg beras x Rp.5.000 per Kg = Rp.2.600.000. Maka ia termasuk wajib zakat (muzaki), karena penghasilan rata-ratanya diatas nishab. Zakat yang wajib dikeluarkannya Rp.4.000.000 x 2,5% = Rp.100.000

2.Jika berupa komisi

Dari perhitungan presentase keuntungan perusahaan kepada pegawai, maka harus dikeluarkan zakatnya 10% seperti zakat tanaman dan dikeluarkan tiap kali memperoleh komisi. Hasil profesi sebagai makelar atau broker, digolongkan sebagai zakat profesi.

3.Jika berupa hadiah
Sumber hadiah tidak diduga-duga, zakatnya 20% seperti barang temuan (rikaz).
”Zakat Rikaz adalah seperlimanya (20%).” (HR. Bukhari Muslim)
Sumber hadiah diduga dan diharapkan, maka hadiah tersebut digabungkan dengan harta kekayaan/penghasilan yang ada, dikeluarkan zakatnya 2,5%

Kamis, 19 Agustus 2010

Selamat Datang Di Taman Ramadhan


Salam sahabat.. lama rasanya tak menyapa kalian.. semoga kebahagiaan meliputi kalian semua.. dalam limpahan rahmat keberkahan dan ridha-Nya.. Amiin

*****@*****

Sang Kelana iman..

Kakinya melemahlunglai
Perjalanan panjangnya seperti tanpa akhir
Mencoba terus membangun raga yang kerap melesu
Dan menariknya paksa dari arena karya
Berusaha tetap mengawal hati yang sering merona
Berseteru dengan prajurit-prajurit dunia pemupuk wahn
Belajar meneguh akal diri yang kadang melayang tinggi tanpa kendali
Dihanyut angin ke alam angan

Ketiga potensi mengeropos
Perbekalan menipis
Sebelas bulan susah payah menghalau nafsu
Beberapa purnama membawa diri kelimpungan menyikapi fluktuasi
Bertubi-tubi diserang futur
Berkali-kali kembali mendaki
Menggapai seruan sang khauf tuk bersegera meninggi lagi
Dan tak henti menggelar raja’ atas segala kuasa yang kan membimbing tuk bersuci bertobat serta bersimpuh sungguh dan bersujud panjang
Tenggelam dalam aliran sesal nasuha

Sedang sang waktu berlarian tanpa batas
Dan si kelana iman adalah sang fana yang berjatah sejenak memijak ranah dunia
Sempat terbakar bosan dalam penjelajahannya
Pada sahara panas membara
Disambut debu-debu yang menutupi lantai hati
Hingga mengeruh lisan dengan dusta
Memburam mata dari kebenaran
Menghijabi kebaikan dari menyentuh hati

Duhai para kelana iman..

Telah lama kita.. melakukan perjalanan.
Gebyar dunia..
Riuh rendah menguras energi diri
Pugar bangunan dzan yang merusak suasana rasa
Singkirkan rerumputan dusta dan cela yang hadir di jumpa-jumpa kita
Cat kembali pagar-pagar ukhuwah yang meluntur
Bersihkan sampah ketidakrelaan dan remah-remah riya’
Masukkan ke wadah khusus tempat segala yang tak lurus
Lalu buang jauh ke luar dari ruangan hati

Dan.. tiba saatnya..
Berteduh di Taman Ramadhan
Menikmati relaksasi raga, akal dan ruh.

Menghirup dalam udara keimanan
Melepas lelah di pancuran dzikir
Berteduh di bawah pepohonan rahmat
Beristirahat dalam dekapan pengampunan
Diiringi senandung para pecinta irama langit
Menikmati setapak-setapak mujahadah nan indah
Menggandeng sang qana’ah
Beriringan dengan si zuhud
Duduk di bangku-bangku kesabaran
Menghibur diri dengan bunga-bunga syukur

Taman Ramadhan

Tempat taqwa mempesona
Rumah kembali para musafir
Stasiun terbaik bagi para traveler kehidupan
Taman terindah teruntuk pecinta kedamaian hati
Dan Taman termegah bagi perindu ketenangan jiwa

Para Kelana Iman.. Selamat Datang di Taman Ramadhan

Semoga Taman Ramadhan sanggup menghilangkan jenuh hati.. menghapus lemah raga dan menjernihkan keruh akal.. hingga taqwa tergapai di gerbang Syawal.. Amiin yaa Rabb..

*****@*****

Mohon maaf atas setiap kata yang menghasil
luka.. pula setiap bahasa tulis yang dirasa tak manis

Ramadhan Kareem.. Lets Ramadhanizing Everything..

*****@*****

http://putrigobel.com/

Wassalam

*Tiada senang.. sebahagia pertemanan.. ^_^

" Bocah 13 Tahun Menantang Hidup "

Setiap hari sepulang sekolah pukul 13.30 WIB, Ali Ma’un (13 tahun), bocah asal Dusun Becok, Kecamatan Merakurak, Tuban, Jawa Timur, tak pernah punya cukup waktu untuk bermain. Selepas mengganti baju seragam, kalau ada sisa makanan, dia langsung makan siang. Jika tak ada sisa makanan, dia langsung memanggul linggis dan ganco (cangkul kecil) di pundak kirinya.

Tangan kanannya menjinjing karung berisi peralatan seperti tatah, gergaji, dan peralatan besi lainya. Dengan kaki telanjang disertai beban seberat 12,5 kg, Ma’un menyusuri perbukitan gersang sejauh 5 km dari tempat tinggalnya menuju Dusun Karangrejo, lokasi bukit kapur milik PT Perhutani.

Bekas galian batu kapur yang memantulkan sinar menyilaukan mata dan membakar kulit tak mengendurkan semangatnya. Debu yang bertebaran diterjang angin sudah akrab dengan dua lubang hidungnya. Dia terus giat menggergaji bongkahan batu kapur untuk dijadikan bata kumbung (batu bata yang terbuat dari bangkahan batu kapur). Meski semangatnya membara, Ma’un hanyalah anak yang masih bau kencur. Setiap dua pekan dia hanya mampu membuat 150 bata kumbung dan dijualnya kepada bandar seharga Rp 200/bata. Artinya, setiap dua pekan dia bisa mendapatkan uang Rp 30 ribu.

Dia baru berhenti memeras keringatnya setelah adzan Maghrib berkumandang. Pekerjaan berat ini ditekuninya sejak kelas 2 SD. Risiko kecelakaan yang senantiasa menghantui, tak membuatnya surut. Di wilayah batu kapur tersebut kerap terjadi kecelakaan dan sudah puluhan nyawa melayang akibat longsoran bekas galian yang dibiarkan menganga. ”Bahayanya kalau musim hujan tiba, terowongan bekas galian mudah patah, padahal di bawahnya ada kegiatan memotong batu,” ungkap murid kelas dua SMP Nurul Huda, Tuban, itu.

Memang baginya hidup adalah pilihan. Sedep, ibu angkat yang merawat dan membesarkan Ma’un, kini mulai sakit-sakitan. Perempuan berusia senja itu tak sanggup lagi berpanas-panas menjadi buruh tani di ladang gersang di perbukitan kapur milik tetangganya. ”Kasihan simbok (ibu), dia sudah membesarkanku. Aku khawatir simbok sakit, nanti aku tak punya siapa-siapa lagi. Aku tidak memilih risiko tapi ini adalah hidup yang harus aku jalani,” tutur Ma’un.

Menurut dia, ibu angkatnya itu memang sudah lemah. Jangankan bekerja, untuk memasak pun sudah cukup berat untuk dilakukan Sedep. Sejak ibu angkatnya sakit-sakitan, kegiatan rutin Ma’un setiap selepas adzan Subuh adalah menyiapkan makanan ibu angkatnya itu, dan sekalian menyiapkan sarapan pagi sebelum berangkat sekolah. Tak hanya itu, dia juga mencucikan baju ibu angkatnya itu. Ma’un mengaku pernah melihat ibu angkatnya itu jatuh di dekat perapian saat hendak menanak nasi. Sejak itulah, dia tidak tega melihat ibu angkatnya bersusah payah menyiapkan makanan.



Hidup tanpa orang tua kandung sudah diketahui sejak dirinya berumur 5 tahun. Cerita tersebut ia dapatkan dari Mbok Sedep. Bahkan duka dan deritanya saat masih di kandungan ibunya hingga masa kelahiranya sudah diketahui seluruh warga Dusun Becok. Sejak bayi dia sudah ikut Mbok Sedep. Karena itu, dia sudah menganggap ibu angkatnya itu sebagai ibu sendiri.

Lantaran curahan kasih Mbok Sedep, Ma’un bisa selamat dan hidup normal tanpa harus kekurangan gizi, meski dirinya kecewa dengan kedua orang tuanya karena belum pernah menemuinya. Ma’un juga tak tahu ke mana rimbanya orang tua yang telah melahirkannya itu.

”Setelah aku lahir, belum genap lima hari, ibuku sudah pergi entah ke mana, sampai sekarang aku hanya hidup berdua dengan simbok. Menurut simbok ibu kandungku sekarang di Flores, namanya Cholisah. Kalau bapak aku nggak tahu sama sekali,” ungkap Ma’un menirukan cerita Mbok Sedep. Meski harus menjalani kehidupan yang sangat menantang, dan akrab dengan kemiskinan, Ma’un tetap bersemangat melanjutkan sekolah hingga SMP. Jika dibanding teman-teman sebayanya yang mampu secara ekonomi, prestasi bocah kerempeng itu patut diacungi jempol.

”Prestasi Ma’un patut dibanggakan, jika dibanding dengan beban hidup yang harus ditanggungnya. Dia meraih peringkat pertama di seluruh kelas 2 di sini,” kata Rahmat Basuki, salah satu pengajar di SMP Nurul Huda, Desa Tegalrejo. Untunglah, beban hidup Ma’un ini dimengerti oleh yayasan pengelola sekolah tersebut. Seluruh biaya pendidikan digratiskan oleh sekolah milik Yayasan Nurul Huda tersebut.

Yayasan tersebut memang menggratiskan pendidikan bagi murid-murid yang berasal dari keluarga kurang mampu. Meski begitu, masyarakat setempat belum begitu menyadari akan pentingnya pendidikan. ”Impitan ekonomi menjadi persoalan utama, mereka lebih memilih anaknya untuk membantu bekerja daripada sekolah meskipun tanpa biaya,” ujar Thohirin, ketua Yayasan Nurul Huda.


-o00o-

Bagaimana dengan kehidupan kita saat ini...???
Masihkah kita kan selalu mengeluh dengan segala ujian yang Allah berikan...???
Mengapa...???

Rabu, 07 Juli 2010

10 Amalan Batin dalam membaca AL-QUR'AN

1. Memahami keagungan & ketinggian firman, karunia ALLAH & kasih sayang-NYA
2. Mengagungkan Zat yang berfirman, yaitu ALLAH
3. Kehadiran hati & meninggalkan bisikan jiwa
4. TADABBUR (memperhatikan & merenungkan makna-makna AL-QUR’AN)
5. TAFAHHUM ( mencari kejelasan dari setiap ayat secara tepat)
6. Menghindari hambatan-hambatan kepahaman
7. TAKHSHISH (menyadari bahwa dirinyalah sasaran khitab/pembicaraan yg ada dalam AL-QUR’AN)
8. TAATSTSUR (hatinya terpengaruh dengan beragam kesan sesuai dengan beragam ayat yang dihayatinya)
9. TARAQQI (meningkatkan penghayatan sampai ke tingkat mendengarkan AL-QUR’AN langsung dari ALLAH swt bukan dari dirinya)
Tingkatan bacaan ada 3
a. Tingkatan terendah, yaitu seorang hamba merasakan seolah-olah ia menbaca AL-QUR’AN kepada ALLAH di hadapan-NYA
b. Menyaksikan dengan hati seakan-akan ALLAH melihatnya, berbicara kepadanya, membisikkan kepadanya dengan berbagai nikmat & kebaikan-NYA
c. Melihat MUTAKLLIM (Zat yang berfirman) pada setiap kalam/firman yang dibacanya
10. TABARRI (melepaskan diri dari daya & kekuatan & tidak memandang diri dengan pandangan ridha & penyucian)

Bila menbaca ayat-ayat janji & pujian, maka tidak menyaksikan dirinya mlainkan menyaksikan orang-orang yang yakin & teguh kepercayaannya kepada kebenaran RASUL. Apabila membaca ayat-ayat kecaman & celaan, maka ia menyaksikan dirinya berada di sana & ia merasa dirinyalah yang dimaksud oleh ayat-ayat itu saking takut & cemasnya.

Jumat, 25 Juni 2010

"Tiga Orang Tamu"

Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah dari perjalanannya keluar rumah, dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua.

Wanita itu berkata dengan senyumnya yang khas: “Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti orang baik-baik yang sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk mengganjal perut”.

Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, “Apakah suamimu sudah pulang?”

Wanita itu menjawab, “Belum, dia sedang keluar”.

“Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk. Kami akan menunggu sampai suamimu kembali”, kata pria itu.

Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada istrinya, “Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini”.

Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam.

“Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama” , kata pria itu hampir bersamaan.

“Lho, kenapa? tanya wanita itu karena merasa heran.

Salah seseorang pria itu berkata, “Nama dia Kekayaan,” katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut disebelahnya, “sedangkan yang ini bernama Kesuksesan, sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya.

Sedangkan aku sendiri bernama Kasih-Sayang.
Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk kerumahmu.”

Wanita itu kembali masuk kedalam, dan memberitahu pesan pria di luar. Suaminya pun merasa heran. “Ohho…menyenangka n sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan.”

Istrinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, “sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen ladang pertanian kita.”

Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah. “Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Kasih-sayang yang masuk ke dalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Kasih-sayang. ”

Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka. “Baiklah, ajak masuk si Kasih-sayang ini ke dalam. Dan malam ini, Si Kasih-sayang menjadi teman santap malam kita.”

Wanita itu kembali ke luar, dan bertanya kepada 3 pria itu. “Siapa diantara Anda yang bernama Kasih-sayang? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini.”

Si Kasih-sayang berdiri, dan berjalan menuju beranda rumah. Ohho.. ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta. Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan.

“Aku hanya mengundang si Kasih-sayang yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu ikut juga?”

Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan. “Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun, karena Anda mengundang si Kasih-sayang, maka, kemana pun

Kasih sayang pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada Kasih-sayang, maka kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami berdua ini buta. Dan hanya si Kasih-sayang yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini.”

(Author Unknown)

~~~

Sahabat, saya jadi teringat pernah membaca sebuah artikel (kalau tidak salah ingat di http://www.facebook.com/l/a75620x7gkKGkP2rKiJmK5rIWtA;detik.com). Yakni ada sebuah penelitian, tentang seorang suami yang akan pergi bekerja, dan seorang anak yang akan berangkat ke sekolah dengan kecupan kasih sayang dari seorang istri/ibu sang anak, dibandingkan dengan para suami dan anak yang akan pergi tanpa kecupan (kasih sayang) dari istri/ ibu sang anak, terlihat berbeda. Prestasi suami dan anak yang mendapatkan kecupan lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak mendapatkan kecupan tersebut. Hmm... lalu bagaimana dengan pengalaman anda? Apakah anda merasakannya juga?

Saya juga teringat ketika membaca bukunya M. Reza Syarif, yang berjudul ”Live is Beautiful”. Dia melakukan peneltian kepada para pengusaha-pengusaha sukses. Dan menajubkan, ternyata mereka semua begitu dekat dengan ibu mereka. Ya, walaupun sepintas tidak ada hubungannya. Tapi jikalau kita telaah dengan seksama, doa dan kasih sayang Ibu lah yang menyemangatkan mereka. Dan saya meyakini, doa ibu kita sangatlah mujarab, dan saya Yakin Allah, kan mengabulkan doa-doa ibu kita yang tulus.

Jadi, janganlah meremehkan yang namanya kasih sayang. Janganlah kita berdalih demi mencari rezeki, sehingga kita melupakan kasih sayang dengan keluarga. Dan jangan lupa, kasih sayang merupakan Karunia dan Anugerah-Nya yang sangat besar. Itu.....!

Jadi, mari kita tebar kasih sayang khususnya keluarga kita. Dan lihatlah apa yang akan terjadi..... (ikut-ikut gaya Pak Mario Teguh.. ^_^)

Salam Motivasi...!