Tampilkan postingan dengan label My Bike. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Bike. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Januari 2011

Jenis Penyakit Baru "Bike Addiction"

Baru sadar kalau selama ini saya mengidap penyakit akut "Bike Addiction". Bike Addiction merupakan penyakit yang timbul akibat sering beraktivitas dengan sepeda (dibaca bersepeda *red). Ciri-ciri orang yang megidap penyakit ini antara lain :
  • Merasa tidak bisa hidup tanpa sepeda
  • Menangis 7 hari 7 malam bila kehilangan sepeda
  • Suka senyam-senyum sendiri bila melihat sepeda milik anda
  • Rela mengeluarkan uang lebih untuk membeli sepeda maupun mengupgrade sepeda
  • Pergi kemana-mana dengan bersepeda
  • Ikut gabung ke banyak komunitas sepeda
  • Hobi searching tentang sepeda (part,toko jual,komunitas,dll)
  • Merasa gelisah jika sepedanya lecet
  • Merasa lebih baik punya sepeda daripada tidak punya sepeda
Itu merupakan ciri-ciri dari Bike Addiction. Apakah anda merasakan hal-hal seperti diatas..?? jika "iya" segeralah mengadd penulis note ini, dan periksalah isi dompet anda dan bergabunglah dengan komunitas sepeda yang ada di sekitar rumah anda, dan ikutilah acara-acara funbike untuk meringankan sedikit efek dari penyakit ini. Semoga bermanfaat. Waspada Bike Addiction \m/
"Bike Addiction dapat menular..waspadalah..waspadalah...hahahaha"

Kamis, 16 Desember 2010

Tips n Trik Mengurus Visa

Soal Visa dari bini/pacar memang hampir menyeluruh menjadi hambatan para pesepeda… he he he….

Saya perhatikan ada beberapa typical pesepeda dalam mengurus visa dari bini:

1. Visa On Arrival, ibarat bule dateng ke Indonesia dan ngurus visa di bandara; nyang model gini modal nekat; pas hari Hnya sepeda sudah siap, perlengkapan sudah siap dan subuh-subuh langsung bangunin bini…; “Ma, papa berangkat sepedaan sama teman2 yah…., kalo ada apa2 telpon aja… semua Hape papa nyala kok….!!! Ini model gue banget…kekekek…

2. Mengurus jauh hari…., nyang model gini harus ngurus minimal 2 minggu sampai 1 bulan sebelum keberangkatan….. Kudu detail dilengkapi objective bersepeda, lokasinya, lamanya bermain, dengan siapa bermain dll…. Ini model kayak interogasi LAKSUS jaman ngasih keterangan bebas G 30 S PKI masa Orde baru…. Hua ha ha ha ha ha ha ha…….

3. Dengan imbalan, ini lucu juga dengerin cerita beberapa teman... Sebelum dapat ijin/Visa sepeda biasanya harus ”setor” dulu ke bini... Ada yang ngasih voucher belanja..., ada yang ngasih cash keras, ada yang buru-buru sepedaannya biar sorenya bsia nganter bini dan anak2 belanja, jalan-jalan ketempat wisata atau nonton bioskop.... Kalau gue ngelakuin yang ini karena kesadaran aja bro.... Malu kalo kita maen terus sementara anak-bini gak pernah disenengin dalam artian jalan bareng bapaknya...


Tambahan dikit, just sharing yang gue lakuin dirumah makanya bisa bebas dapat visa ”kemanapun dan kapanpun” mau bersepeda :

1. Jelaskan istri, usia kita semakin tua; semakin banyak yang sudah mulai penyakitan karena tidak berolahraga diusia seperti kita. Kasih cuplikan berita umum yang menuliskan bahwa bersepeda jauh lebih murah dan aman dibanding lari atau olah raga keras lainnya....

2. Jelaskan juga bahwa karir maupun bisnis selalu berkaitan erat dengan social networking... Orang main golf bukan sekedar olah raga, tapi lobby politik, bisnis, dapetin proyek, mendekatkan diri dengan atasan atau customer dll. Saat ini trend bersepeda juga begitu.... Gue kasih liat photo dan berita yang gue tulis, bahwa level Direksipun sudah mulai bersepeda... Kalau kita tidak bisa menyesuaikan dan mengambil kesempatan bersama boss-boss diarea bermain sepeda; kapan lagi ada waktu ketemu boss2 besar itu...??? Sudah bukan rahasia lagi, banyak boss besar lebih gampang ditemui dilapangan golf daripada harus ketemu dikantor apalagi rumahnya... Kalo sekarang bukan lagi main golf saja, tapi bersepeda juga sudah menjadi trend orang-orang gedean/pejabat..., dan kita bertemu mereka pas main sepeda bersama....

3. Dalam seminggu kita punya 2 hari libur (Sabtu dan Minggu). Coba jelaskan dan berikan komitment ke istri, satu hari untuk keluarga dan satu hari untuk kita berolah raga sekaligus bersosialisasi dengan teman2 dan boss2 dalam bentuk bersepeda... Makanya gue gak pernah ditelpon atau dicemberutin atau ditungguin bini pas main sepeda, karena satu hari sebelum atau sehari setelah bersepeda (tergantung main sabtu atau minggu); pasti gue sudah meluangkan waktu untuk keluarga.... Pas kan...??? Sepedaan ok, keluarga juga ok……


Semoga bermanfaat,

Sabtu, 16 Oktober 2010

"Hill Climbing"


Road race difficulty is often gauged upon the amount and severity of the hill on its course. As the wheel following advantage is reduced considerably due to the gravitational factor it is vital that the cyclist learn to rider a hill efficiently. Hill climbing need to broken down into the following four areas.

Key point:

• Gear Selection

1. Select an easier gear BEFORE starting the climbing.

2. When climbing adjust gear as hill grade change.

3. Young and inexperienced cyclists must avoid using gears which cause pedaling cadence to drop below 70 rpm

• Climbing in the saddle

1. Position hands on top bars, sit towards rear of saddle

2. Get into a regular pedaling rhythm (sometimes helps to imagine your self as a clock or machine )

3. Keep very relaxed with your grip on the bars and in the upper body.

• Climbing out of saddle

1. Select a gear that suit s the hill grade.

2. Grip the bar on the brake hood or drops.

3. Rise from the saddle positioning your body weight forward

4. Sway bike slightly from side to side as your pedal,(That is, sway right when pedaling down left foot, sway left when pedaling down with right foot)

5. Keep bike on a straight line of travel. (Don’t snake up the hill.) 6. Keep head up and eyes focused on road ahead. •

Pedaling

1. For smooth energy saving cycling concentrate on pedaling in circles.

2. Pull across the bottom of pedaling circle: Just like scraping the mud off the bottom of your shoes.

3. Don’t stomp the pedals, turn them

Bahasa Indonesia

Bersepeda di Jalan Tanjakan

Bersepeda di jalan tanjakan sulit untuk diukur tingkat kesulitannya, karena saat besepeda di jalan tanjakan melawan gravitasi bumi. Untuk dapat bersepeda di jalan tanjakan dengan baik ada beberapa hal yang perlu di perhatikan antara lain:

Yang perlu di perhatikan:

• Pemilihan Gear sepeda:

1. Pilih gear yang lebih ringan / mudah di gayuh sebelum mulai tanjakan.

2. Ketika menanjak sesuaikan gear degan tingkat kesulitannya -semakin berat tanjakan gear yang di gunakan semakin ringan.

3.Bagi pemula dan berpengalaman bersepeda disarankan jangan menggayuh pedal di diatas 70 RPM.

• Menanjak posisi duduk di saddle

1. Posisi tangan di atas bar, duduk ke arah belakang saddle.

2. Gayuh sepeda secara irama teratur dan bayangkan anda seperti jam atau mesin.

3. Santai dan nikmati dengan pegangan bagian atas bar.

• Menanjak poisisi tidak duduk

1. Pilih gear yang sesui dengan jalan tanjakan yang akan anda lewati

2. Pegangalah erat rem bar.

3. Bangkit dari posisi duduk dan badan condong ke depan.

4. Ayun kan sepesa poisis kiri dan kanan dari tubuh anda. (Yaitu, ayun kekanan saat kaki kiri mengayuh ke bawah, ayun kiri saat mengayuh ke bawah dengan kaki kanan)

5. Jaga sepeda pada garis lurus perjalanan. (Jangan seperti jalannya ular )

6. Jaga kepala dan mata terfokus pada jalan di depan.

• mengayuh

1. Untuk penghematan tenaga berkonsentrasi pada mengayuh sepeda di putaran pedal.

2. Tarik di saat pedal posisi di bawah : Seperti lepaskan lumpur dari bagian bawah sepatu.

3. Jangan menginjak pedal,

Kamis, 30 September 2010

"Kenapa setelah makan tidak boleh langsung gowes / olahraga ?"

Ada orang yang memilih makan dulu baru olahraga atau sebaliknya. Mana yang benar olahraga dulu atau makan dulu? Berikut penjelasan ilmiahnya.

Menurut pakar kesehatan, perilaku yang benar adalah olahraga dulu. Tapi bukan berarti seseorang boleh berolahraga tanpa mengonsumsi makanan apapaun, karena nantinya orang tersebut tidak memiliki energi untuk berolahraga namun bukan dalam bentuk makanan berat.

Kenapa setelah makan tidak boleh langsung gowes / olahraga ?

Karena setelah seseorang mengonsumsi makanan yang berat, secara otomatis darah akan mengalir ke bagian perut. Sementara itu di dalam perut sedang terjadi penyerapan nutrisi dari makanan yang sudah dikonsumsi. Tubuh juga sedang membuang sisa-sisa makanan ke bagian tubuh tertentu dan menyalurkan oksige ke seluruh tubuh.

Beberapa orang merasakan kram jika berolahraga setelah makan disebabkan oleh perut yang masih penuh oleh makanan dipaksa untuk menarik ligamen (ikatan sendi). Selain itu juga menimbulkan perasaan tidak nyaman di perut dan pada beberapa orang bisa menyebabkan muntah-muntah.

Berapa lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menunggu sebelum melakukan olahraga tergantung dari apa yang dikonsumsinya.

Biasanya dibutuhkan waktu antara 30 menit hingga 2 jam baru bisa berolahraga. Tapi jika mengonsumsi makanan yang lebih berat maka waktu menunggunya pun lebih lama. Namun jika hanya mengonsumsi makanan ringan atau beberapa biskuit rendah lemak, tidak memerlukan waktu yang lama untuk berolahraga.

Makanan apa yang bisa dikonsumsi sebelum berolahraga? Makanan yang baik dikonsumsi sebelum olahraga tergantung dari kapan waktu berolahraganya.

Jika berolahraga di pagi hari bisa mengonsumsi buah, jus atau air putih yang cukup. Jika berolahraga di pertengahan pagi dan sarapan karbohidrat tinggi maka sudah cukup untuk memberikan energi. Tapi jika olahraga sebelum makan siang cukup makan makanan ringan saja dan untuk olahraga sore hari bisa konsumsi yogurt atau kue kering.

Tapi ini merupakan pedoman umum untuk siapapun yang tidak memiliki masalah dengan sistem pencernaan ataupun kesehatannya. Seseorang harus mencari tahu makanan apa yang tidak mengganggu kesehatan tubuhnya.

Jika ingin mendapatkan manfaat dari olahraga seutuhnya, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan berat sesaat sebelum olahraga dan konsumsi air yang cukup untuk mengganti cairan tubuh yang hilang
Kita tahu makan minum yang tidak sehat mungkin akan menyebabkan penyakit yang menakutkan, namun, acap kali kita juga sering mengabaikan beberapa kebiasaan kecil sehabis makan, dan diluar dugaan kebiasaan hidup yang tidak baik ini besar kemungkinan menjadi “pembunuh” yang sewaktu-waktu menimpa kita.

1 . Makan buah-buahan

Kebiasaan makan buah setelah makan ternyata adalah kebiasaan yang keliru. Setelah makanan masuk ke lambung, lambung membutuhkan waktu 1-2 jam untuk mencerna, jika seusai makan lalu menyantap buah, buah akan terhambat oleh makanan yang telah lebih dulu disantap, akibatnya buah-buahan tidak bisa tercerna secara normal. Jika berlangsung lama, akan menyebabkan gejala perut kembung, diare atau susah buang air besar dan gejala lainnya.

2 . Minum teh kental

Minum teh seusai makan, dapat mengencerkan getah lambung, akibatnya mempengaruhi pencernaan makanan. Selain itu, daun teh banyak mengandung tanin (asam tanat), jika minum teh seusai makan, akan membuat protein yang belum sempat dicerna lambung menyatu dengan asam tanat dan membentuk sedimen yang tidak mudah dicerna, sehingga mempengaruhi serapan protein. Teh juga dapat menghambat serapan zat besi, jika keadaan demikian berlangsung lama dapat terjadi gejala anemia karena kurang zat besi.

3 . Merokok

Bahaya merokok sehabis makan lebih besar 10 kali lipat dibanding hari-hari biasa! Ini dikarenakan peredaran darah pada saluran pencernaan sehabis makan meningkat, akibatnya sejumlah besar kandungan dalam rokok yang tidak baik bagi kesehatan diserap, sehingga bisa merusak hati, otak besar dan pembuluh darah jantung dan menyebabkan penyakit pada aspek-aspek terkait ini.

4 . Mandi

Mandi sehabis makan, volume aliran darah pada permukaan tubuh akan meningkat, dan volume aliran darah pada saluran usus dan lambung akan berkurang, sehingga membuat fungsi pencernaan usus lambung melemah, dan menyebabkan pencernaan buruk.

5 . Mengendorkan ikat pinggang

Mengendorkan ikat pinggang setelah makan, meskipun terasa agak nyaman, tapi hal tersebut dapat mengakibatkan turunnya tekanan dalam rongga perut, memaksa lambung turun (terjuntai). Jika kebiasan tersebut terus dilakukan, akan benar-benar mengidap lambung turun.

6 . Makan angin (berjalan-jalan)

“Makan angin” sehabis makan, bukan saja tidak dapat hidup “99” (panjang umur), bahkan karena meningkatnya volume olahraga sehingga dapat mempengaruhi saluran pencernaan terhadap serapan gizi. Terutama manula, fungsi jantung melemah, penyempitan pembuluh darah, banyak berjalan seusai makan akan timbul gejala tekanan darah menurun dan lain-lain gejala.

7 . Berkaraoke

Seusai makan isi lambung kita membesar, dinding lambung menjadi tipis, volume aliran darah meningkat, saat demikian, bernyanyi dapat membuat sekat ronga badan pindah ke bawah, beban rongga perut bertambah, jika ringan akan menyebabkan pencernaan buruk, sebaliknya dapat menyebabkan gangguan pada lambung dan gejala penyakit lainnya.

8 . Mengemudikan mobil

Rawan terjadi kecelakaan jika habis makan lalu menjalankan kendaraan. Ini dikarenakan sehabis makan lambung dan usus membutuhkan sejumlah besar darah dalam mencerna makanan, mengakibatkan organ otak besar kekurangan darah untuk sementara waktu, sehingga dengan demikian dapat menyebabkan kesalahan operasional.

(infosehat)

Sabtu, 18 September 2010

"Manfaat Bersepeda Untuk Kesehatan"

Bersepeda dan Kesehatan
Bersepeda secara rutin tidak akan membuat kita berpergian lebih cepat dari kendaraan bermotor atau mobil itulah anekdot dari bersepeda Bersepeda akan sangat bermanfaat untuk kesehatan dan menjaga tubuh kita selalu dalam keadaan bugar.

Bersepeda dan Manfaat untuk Hati dan Jantung
Dengan bersepeda tiap hari akan melatih nafas kita untuk bernafas lebih panjang di bandingkan dengan orang yang tidak bersepeda, bersepeda lebih efektif dibandingkan dengan senam erobic dan lebih mengasikan.

Bersepeda merupakan salah satu bentuk olah raga yang paling efektif dan murah untuk mencapai kesehatan yang mahal harganya. Sebagai contoh, bersepeda dan mengurangi resiko serangan jantung, tekanan darah tinggi, dan diabetes, untuk itulah kenapa bersepeda merupakan salah satu sarana untuk hidup sehat.

Hasil penelitian menyebutkan bersepeda dalam jarak yang pendek dan sering dilakukan akan mengurangi kematian kurang lebih 22%.

Bersepeda dan Berat badan
Bersepeda dapat dijadikan salah satu program untuk mengurangi berat badan. Dengan bersepeda kita sama saja membakar energy kita yang dihasilkan dari makanan yang kita konsumsi semisal coklat dan sedikit minuman beralkohol (sekitar 300 kalori).

Hanya dengan 15 menit bersepeda dari rumah ke kantor kita 5 – 6 kali dalam seminggu, kita telah berhasil mengurangi berat badan kita 11 pounds dalam satu tahun.

Bersepeda dan Mood (semangat)
Bersepeda memberikan efek yang positif pada perasaan dan suasana hati kita. Bersepeda dapat mengurangi depresi, strees, meningkatkan mood dan memotivasi diri kita. Sebagai contoh dengan bersepeda kita dapat melihat lingkungan sekitar secara lebih seksama, bersosialisasi dengan lingkungan, menikmati pemandangan alam dan udara yang segar. Bonus dari semua itu adalah kesehatan.

Bersepeda dan Polusi udara
Jika tidak perlu kuatir dengan polusi udara yang disebabkan lalulintas kendaraan, hasil penelitian menyebutkan orang yang bersepeda lebih sedikit terkena polusi udara dari pada orang yang naik kendaraan bermotor. Hal ini di mungkinkan karena orang yang bersepeda bernafas lebih teratur dan menghisap oksigen lebih banyak.

Helm Sepeda
Jangan melupakan benda satu ini, meski sampai sekarang masih banyak anggapan bahwa memakai helm saat bersepeda itu bukan suatu hal yang penting anggapan tersebut salah. dengan memakai helm dapat mengurangi resiko terjadinya kecelakaan jika kita jatuh atau kecelakaan lainnya. Untuk mendapatkan Helm sesuai dengan keamanan dan kenyamanan bersepeda kita dapat mengunjungi toko sepeda terdekat disana kita bisa mendapatkan banyak pilihan ukuran yang sesuai dengan ukuran kepala kita. Dengan Helm bersepeda menjadi lebih aman dan nyaman.

ref[dari berbagai sumber]

"Bersepeda untuk Kesehatan dan Menurunkan Resiko Kematian"


Sepintas, bersepeda mungkin dipandang sebagai olahraga yang mudah dilakukan. Dokter spesialis kedokteran olahraga dari Bagian Kedokteran Olahraga Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Tanya Rotikan, mengingatkan bersepeda termasuk olahraga yang membutuhkan keterampilan. Memang umumnya orang yang sudah dapat mengendarai sepeda sekali akan bisa seterusnya.

Keterampilan utama yang dibutuhkan dalam latihan fisik ini adalah keseimbangan. Organ yang akan terpengaruh dalam latihan bersepeda termasuk jantung dan paru-paru. Sedangkan otot yang dilatih dengan bersepeda adalah otot tungkai, lengan, perut dan punggung. Cukup membuat tubuh bergerak.
Bersepeda adalah salah satu jenis olahraga aerobik, selain senam, joging, dan berenang. Bersepeda bisa dilakukan sebagai aktivitas fisik, sebagai latihan fisik alias exercise, atau juga sebagai sport atau olahraga. Aktivitas fisik meliputi kegiatan sehari-hari yang melibatkan gerakan tubuh. Termasuk semua kegiatan kita sehari-hari, seperti menulis atau menyapu lantai, dan bersepeda santai ke warung.
Tapi, tentu saja aktivitas fisik tidak optimal dalam memberikan manfaat kesehatan. Lain lagi dengan latihan fisik. Kegiatan yang termasuk latihan fisik ini adalah kegiatan yang memenuhi target denyut jantung tertentu. Misalnya bersepeda dalam jarak tertentu atau kecepatan tertentu. Sedangkan bersepeda sebagai bentuk olahraga biasanya melibatkan kompetisi. Jenis ini tentunya khusus untuk atlet dengan persyaratan tersendiri.

Sebagai latihan yang bisa dilakukan semua kalangan, tapi tanpa kompetisi, bersepeda merupakan latihan fisik. Ini berarti bersepeda harus dapat memacu denyut jantung sesuai dengan target. Dengan begitu, fungsinya sebagai latihan yang meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru akan lebih optimal. Target denyut jantung yang biasanya digunakan dalam latihan fisik adalah memenuhi angka 60%-85% dari 220 dikurangi usia. Misalnya, usia kita 20 tahun, berarti target denyut jantung adalah 60% dari 200, yaitu 120 denyut per menit.
Bersepeda baik dilakukan jika lengkap dengan pemanasan dan pendinginan, seperti umumnya latihan fisik. Perlu diperhatikan juga, apakah latihan itu dilakukan secara benar.
Orang-orang pengidap asma atau penyakit jantung, misalnya, disarankan agar berkonsultasi dulu dengan dokternya tentang olahraga apa yang cocok untuk kondisi tersebut.

Sebagai olahraga aerobik, bersepeda akan optimal bagi kebugaran tubuh jika dilakukan tiga hingga lima kali dalam seminggu, dengan memenuhi target denyut jantung. Bisa saja orang memulai secara bertahap, satu atau dua kali dulu dalam seminggu. Baru perlahan ditambah.
Tentu saja latihan itu dilakukan secara terukur juga. Idealnya latihan bersepeda, seperti latihan aerobik lain, dilakukan 20 hingga 60 menit sehari, misalnya bersepeda 10 menit di pagi hari, dan 10 menit lagi di sore hari. Pembakaran kalori yang terjadi karena bersepeda juga tergantung pada kecepatan, berat badan, dan jenis kelamin. Rata-rata kalori yang terbakar dengan latihan aerobik apa saja adalah 300 hingga 500 kalori per jam.
Uraian seputar latihan bersepeda itu berlaku untuk dua tipe bersepeda, yakni bersepeda statis dan bersepeda dinamis. Tentu saja beberapa faktor untuk bersepeda di luar ruang bisa menjadi pertimbangan. Misalnya sinar matahari dan polusi serta radikal bebas.

Selain menyenangkan, bersepeda membuat tubuh jadi tetap bugar. Berikut beberapa fakta menarik seputar bersepeda.
• Mengendarai sepeda bisa menyelamatkan hidup Anda! Sebuah penelitian melibatkan 13.375 perempuan dan 17.285 laki-laki, dan mengikuti kebiasaan mereka bersepeda ke tempat kerja. Seperti diinformasikan www.nybc.net, kebiasaan tersebut terbukti dapat menurunkan risiko kematian sebesar 40%.
• Menurut American Heart Association, aktivitas fisik seperti bersepeda yang dilakukan rutin setiap hari akan bermanfaat:
1. Menurunkan risiko terkena penyakit jantung karena bersepeda dapat memperlancar sirkulasi darah ke seluruh tubuh.
2. Menjaga berat badan.
3. Menjaga tingkat kolesterol dalam darah.
4. Menghindari dan mengatur tekanan darah yang tinggi.
5. Mencegah keropos tulang.
6. Meningkatkan kebugaran dan tenaga.
7. Membantu menghindari stres.
8. Meredakan tekanan atau otot-otot yang tegang.
9. Membantu kualitas tidur.
10. Membantu meningkatkan kepercayaan diri dan sikap optimis.
11. Merupakan salah satu kesempatan untuk mempererat hubungan sosialisasi, baik dengan keluarga maupun dengan kerabat.
• Dalam www.leedscyclists.org.uk juga disebutkan bahwa bersepeda statis selama satu jam dapat membakar sekitar 300 kalori. Sedangkan bersepada dinamis selama setengah jam dan dilakukan rutin setiap hari dapat membantu melenyapkan 5,5 kilogram lemak dalam satu tahun. Tentu saja latihan itu idealnya dilakukan rutin setiap hari. Dengan begitu, berat badan tetap dapat dijaga. Apalagi jika dibarengi perubahan pola makan yang sehat.
• Studi juga menunjukkan, bersepeda dan berjalan cepat dapat meningkatkan tingkat kebugaran kardiovaskular sebesar 3%-7%. Latihan itu juga bermanfaat menurunkan kolesterol hingga 5% dan menurunkan berat badan 3% dengan frekuensi rutin selama 15 minggu.
• Sebuah studi lain, masih dari situs yang sama, membuktikan pekerja yang rutin bersepeda sejauh 20 mil dalam satu minggu akan lebih terhindar dari penyakit jantung ketimbang rekan-rekan kerja mereka yang tidak bersepeda. Tentu saja faktor lain perlu jadi pertimbangan, seperti kebiasaan merokok, tingkat obesitas, tingkat kolesterol, dan tekanan darah.
T I P S
Berikut beberapa kiat latihan bersepeda, terutama di kota besar seperti Jakarta:
• Atur posisi tinggi pelana sepeda yang sesuai dengan panjang tungkai. Saat posisi mengayuh pedal di bawah, tungkai harus menekuk sedikit. Tungkai jangan sampai pada posisi lurus karena akan membebani lutut.
• Atur juga posisi setang sepeda. Seperti juga tungkai, lengan jangan sampai pada posisi lurus karena akan membebani siku. Usahakan siku sedikit menekuk dengan posisi punggung santai, tidak terlalu tegak dan tidak terlalu condong ke depan. Posisi yang tepat dan tidak tegang akan menghindari terjadinya cedera.
• Hindari menggenggam pegangan setang sepeda terlalu keras supaya tidak mengganggu peredaran darah di daerah tangan dan lengan.
• Posisikan tubuh dengan santai, jangan tegang. Pastikan posisi Anda nyaman saat mulai bersepeda. Perhatikan pelana, posisi punggung, lengan, dan tungkai.
• Untuk keamanan dan keyamanan, usahakan juga mengenakan pakaian yang menyerap keringat dan tidak ketat. Baju yang terlalu ketat akan mengganggu peredaran darah dan pernafasan.
• Pilih juga pelana sepeda yang biasanya berdesain khusus dengan lekukan. Pastikan tempat duduk itu tidak menekan area genital atau menyebabkan rasa nyeri. Pelana yang tidak nyaman akan membuat aliran darah dalam tubuh, khususnya di area genital, terganggu.
• Lengkapi juga perangkat keamanan dan keselamatan dengan pelindung kepala atau helm, pelindung lutut dan siku. Melindungi kepala adalah mutlak.
• Siapkan air minum selama bersepeda. Jangan sampai Anda mengalami dehidrasi alias kekurangan cairan. Anda disarankan untuk minum air setiap 15 menit selama bersepeda.
• Perhatikan juga waktu Anda bersepeda. Waktu ideal untuk latihan di luar ruang adalah pukul 06.00 sampai 09.00, dan pukul 15.00 hingga 17.00. Saat-saat itu, sinar matahari memberikan vitamin D yang bisa menebalkan tulang dan mencegahnya keropos. Tabir surya bisa jadi pilihan, tapi dengan mengoleskan tabis surya pada kulit, berarti penyerapan vitamin D dari sinar matahari akan terhambat.
• Gunakan sepatu olahraga saat bersepeda. Jika Anda sekedar bersepeda santai, misanya berjalan-jalan atau bersepeda ke rumah tetangga, menggunakan sandal sah-sah saja. Tapi sebagai latihan fisik, penggunaan sepatu olahraga yang nyaman bertujuan sebagai peredam beban dan menghindari cedera.
• Pilih juga lingkungan dan jalan yang aman buat kondisi Anda. Tetap berhati-hati saat melalui jalan-jalan berbatu, licin, atau jalan yang ramai kendaraan bermotor. Kota seperti Yogyakarta memang sudah menyediakan jalur khusus pengendara sepeda. Tapi bagi kota yang belum menyediakan jalur sepeda, mungkin mengalah adalah alternatif terbaik untuk sementara.
• Jangan ributkan masalah pengeluaran. Harga sepeda gunung bisa dimulai dari Rp800 ribu sampai tidak terbatas. Bike2Work bahkan bekerja sama dengan sebuah produsen sepeda gunung memproduksi sepeda untuk jalan-jalan Jakarta. Spesifikasinya sepeda gunung yang bisa digunakan untuk semi-cross-country. Desainnya ergonomi, pas sekali buat jalanan Jakarta.

Disarikan dari: MEDIA INDONESIA

"Sehatkah Sarapan Kita?"

Apakah Anda sering lelah, cepat ngantuk, loyo dan bermasalah berat badan?

Semua itu berawal dari SALAH dalam memilih sarapan. Sebagian besar orang makan berdasarkan keinginan mata mereka. Atau dengan kata lain, mata mereka menentukan apakah mereka perlu makan dan makanan apa yang seharusnya dimakan.

Padahal kenyataannya, mata sama sekali tidak ada hubungannya dengan makanan. Tapi Pankreas lah yang mengatur semuanya!

Pankreas adalah organ di badan kita yang memproduksi Gastric Juice dan Insulin.



Apakah Anda Tahu????

Badan kita terdiri dari 100 trilyun sel dan membutuhkan 114 macam nutrisi yang berbeda-beda. Dan itu harus kita penuhi!

Badan kita bangun di pagi hari dan menuntut 114 macam nutrisi. Dan… makanan apa yang kita berikan kepada tubuh kita di pagi hari?



Sarapan Karbohidrat

Di pagi hari, karbohidrat simple (cereal olahan, roti putih, roti panggang, nasi) akan menyebabkan kenaikan level gula darah yang mendadak, yang menyebabkan badan melepaskan jumlah insulin yang cukup besar. Hasilnya adalah penurunan tingkat kadar gula dalam darah dan keinginan untuk makan lebih banyak karbohidrat. Siklus ini berulang 2-3 kali sehari. Dan siklus naik turunnya kadar gula dalam darah ini memperberat kerja pankreas dan memperlemahnya. Ini adalah salah satu alasan utama penyebab Diabetes, tekanan darah tinggi dan kenaikan berat badan.



Tidak Sarapan

Saat Anda tidak sarapan, gula darah Anda akan turun/drop di bawah tingkat normal. Anda akan merasa kelaparan dan penurunan tingkat energi. Anda akan kembali mengonsumsi karbohidrat simple untuk mendapatkan peningkatan kadar gula dengan cepat untuk mengatasi rasa lapar dan penurunan energi yang Anda alami. Karbohidrat simple ini akan menyebabkan kenaikan level kadar gula dalam darah secara mendadak yang menyebabkan badan melepaskan jumlah insulin yang cukup besar. Insulin akan mengambil kelebihan gula dalam darah dan merubahnya menjadi lemak. Hasilnya adalah penurunan kadar gula dalam darah dan keinginan untuk makan lebih banyak karbohidrat. Siklus ini berulang 2-3 kali sehari. Dan siklus naik turunnya kadar gula dalam darah ini memperberat kerja pankreas dan memperlemahnya. Ini adalah salah satu alasan utama penyebab diabetes, tekanan darah tinggi dan kenaikan berat badan.


So, Apa Kriteria Sarapan yang Baik?

Jawabnya adalah Sarapan Berdasarkan Protein. Sarapan seperti ini akan mensuplai badan kita dengan nutrisi penting dan energi tanpa meningkatkan kadar gula dalam darah dan kadar insulin. Sarapan pagi seperti ini akan menghindarikan kita dari ketergantungan terhadap karbohidrat setiap hari. Dengan cara ini nafsu makan dapat terkontrol dengan baik, keinginan makan makanan berkarbohidrat (cemilan, coklat, kue, junk food, soft drink, nasi dan mie) akan berkurang. Sebagai hasilnya badan akan menggunakan kelebihan lemak yang tersimpan dalam tubuh untuk mendapatkan energi atau sebagai sumber energi.

Sabtu, 21 Agustus 2010

Kota yang Banyak Trotoar dan Jalur Sepeda Kurangi Angka Kegemukan Trotoar dan Jalur Sepeda

,Beberapa peneliti AS telah mendapati bahwa warga yang tinggal di berbagai kota besar dengan lebih banyak trotoar dan jalur bersepeda cenderung lebih ramping. Untuk memastikan bagaimana "kota besar yang aktif" mempengaruhi angka kegemukan, para peneliti di University of Tennessee (UT) menganalisis data dari semua 50 negara bagian AS dan 47 dari 50 kota terbesar di negara Paman Sam itu, bersama dengan data internasional dari 14 negara.

Meskipun data internasional meliputi persentase semua perjalanan yang dilakukan dengan berjalan kaki dan bersepeda, perbandingan kota dan negara bagian menggunakan persentase perjalanan ke tempat kerja yang aktif. Mereka juga mengkaji kondisi diabetes, kegemukan dan kegiatan fisik secara keseluruhan.

Hasilnya memperlihatkan bahwa kota besar dan negara bagian yang memiliki lebih banyak jalur pejalan kaki dan bersepeda cenderung memiliki warga yang lebih ramping dibandingkan dengan berbagai lokasi tempat orang hanya mengandalkan angkutan mobil, dan tak aktif. Angka orang yang berjalan kaki dan bersepeda dapat menjelaskan lebih dari separuh perbedaan pada angka kegemukan di kalangan negara.

Fasilitas tersebut juga menjelaskan sebanyak 30 persen perbedaan dalam angka kegemukan di kota besar serta negara bagian, demikian hasil studi yang diterbitkan edisi "daring" (dalam jaringan) pada Jumat (20/8) di American Journal of Public Health. Negara bagian dengan lebih banyak orang yang berjalan kaki dan bersepeda memiliki persentase orang dewasa yang memenuhi tingkat kegiatan fisik yang dianjurkan, persentase lebih rendah orang dewasa yang kegemukan, dan persentase lebih rendah orang dewasa yang terserang diabetes, kata studi itu.

"Kota besar AS yang memiliki tingkat lebih rendah warga yang mengayuh sepeda adalah kota besar yang lebih baru yang terpengaruh oleh pengembangan desa, seperti Dallas, Ft. Worth, Arlington, Jascksonville, Nashville, Indianapolis, Oklahoma City dan Charlotte,: kata peneliti David bassett di Obesity Research Center, UT, sebagaimana dilaporkan kantor berita Cina, Xinhua.

Semua kota besar itu melaporkan hanya memiliki satu atau dua persen perjalanan ke kantor yang melibatkan perjalanan aktif, kata Bassett. Kota besar yang memiliki tingkat paling tinggi masyarakat aktif dan angka kegemukan yang lebih rendah cenderung sebagai kota besar AS yang lebih tua dengan sistem transit publik yang berkembang baik di Northeast --Boston, New York dan Washington, D.C.-- dan di West Coast (Seattle serta San Francisco.

Lebih dari 10 persen perjalanan ke tempat kerja di semua kota besar itu melibatkan jalan kaki atau bersepeda, kata Bassett.

Sehat Bersepeda, Bikin Umur Panjang


Info Sehat Bersepeda, Bikin Umur Panjang - Kenneth H Cooper, ahli kesehatan Amerika Serikat, pada tahun 1970-an menciptakan sistem aerobik dan menempatkan kebiasaan bersepeda sebagai salah satu olahraga yang ia anjurkan. Bersepeda adalah olahraga yang menyehatkan guna mencegah penyakit jantung, stroke dan tekanan darah tinggi.

Di Amerika Serikat dan negara maju, ketika itu penyakit jantung menduduki urutan pertama penyebab kematian. Lalu bagaimana dengan di Indonesia? Berdasarkan data dari Klub Jantung Sehat di Jakarta, pada tahun 1970-an ketika Cooper menciptakan sistem aerobik, penyakit jantung baru menempati urutan ke-12. Tapi pada tahun 1990-an melonjak drastis tanpa kendali, naik ke urutan pertama penyebab kematian.

Kenaikan penderita penyakit jantung itu seiring makin membludaknya jumlah kendaraan yang memanjakan masyarakat sampai ke daerah-daerah pedesaan, sehingga mereka kurang bergerak. Kini penyakit jantung bukan saja berada di urutan pertama, tapi telah menyerang mereka yang berusia muda dan usia produktif.

Berbarengan dengan itu, jumlah penderita penyakit stroke di Indonesia juga makin meningkat. Kini stroke menduduki urutan ketiga penyebab kematian. Penyakit yang dapat melumpuhkan ini juga banyak menyerang mereka yang berusia di bawah 40-an tahun.

Di tengah-tengah memuncaknya jumlah penderita penyakit mematikan itu, kini makin digalakkan agar masyarakat mau kembali ke masa lalu untuk memasyarakatkan kebiasaan bersepeda. Seperti dikemukakan Walikota Jakarta Selatan, Syahrul Effendi, kini pihaknya tengah menyiapkan pembangunan percontohan jalur khusus sepeda. Ini sesuai dengan permintaan para pengendara sepeda (bikers ) yang jumlahnya makin banyak.

Bukan hanya untuk kesehatan, makin banyaknya warga Jakarta bersepeda akan berdampak berkurangnya kemacetan lalu lintas. Pengendara mobil dan motor yang paling berperan dalam mengotori udara kota Jakarta beralih ke sepeda. Pembuatan jalur khusus sepeda akan diintegrasikan dengan transportasi lainnya, seperti busway (Trans Jakarta), termasuk mendirikan parkir sepeda di dekatnya. Pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor yang kini tiap pekan diberlakukan di sejumlah jalan di Jakarta, pengendara sepeda bisa mencapai 30 ribu orang.

Menyehatkan
Bersepeda, juga olahraga lainnya, diyakini akan dapat meningkatkan aliran darah dan menjaga pembuluh darah. Seperti dikemukakan oleh Prof dr Dede Kusmana, pendiri Klub Jantung Sehat, melalui olahraga ini pembuluh darah akan tetap lentur dan mencegah pengumpalan darah.

Selain itu, bersepeda juga dapat meningkatkan kadar kolesterol baik dan menurunkan kolesterol jahat, termasuk mencegah timbulnya stres. Dalam ilmu kesehatan diyakini bahwa stres merupakan salah satu penyebab timbulnya gangguan penyakit degeneratif. Lembaga kesehatan di Singapura mencontohkan bahwa bersepeda santai dalam waktu 30 menit dapat membakar 240 kalori atau setara empat potong roti.

Begitu pentingnya hidup sehat, dewasa ini di Eropa makin semarak masyarakat bersepeda saat ke kantor ataupun ke pusat-pusat perbelanjaan. Bukan hanya pemuda-pemuda, tapi kita akan mendapati nenek dan kakek dengan santainya mengenjot kendaraan roda dua ini. Di Belanda, menurut data sebuah majalah tahun 2008, terjadi peningkatan pengguna sepeda sebanyak 750 ribu unit dibandingkan tahun sebelumnya.

Mereka merasa bangga mengendarai sepeda, karena berperan bukan saja dari segi kesehatan, tapi juga menghindari polusi. Seperti juga di Belanda, di Jerman ketika saya berkunjung terlihat di jalan-jalan pengendara sepeda yang melewati jalur khusus sepeda. Dewasa ini usia hidup masyarakat Jerman rata-rata 89 tahun (wanita) dan 85 tahun (pria). Sedangkan sia pensiun 69 tahun.

Jalur khusus
Pada zaman Belanda sampai sebelum kedatangan balatentara Jepang, ada jalur khusus untuk sepeda di Batavia. Tiap pagi, ribuan pekerja dan murid-murid pergi ke sekolah naik sepeda, termasuk mahasiswa, melewati jalur yang tidak boleh dilalui kendaraan lain kecuali pejalan kaki. Di sekolah dan perguruan tinggi, kantor, bioskop, pasar, dan gedung, terdapat tempat penitipan sepeda yang dibangun secara khusus.

Pada sore hari untuk mencari angin muda-mudi pesiar dengan bersepeda sekaligus berpacaran. Sampai tahun 1960-an ketika sepeda masih banyak dijumpai di jalan-jalan terdapat banyak sepeda yang disebut peneng dari kata Belanda pening . Pada masa pendudukan Jepang (1942-1945), karena kesulitan mendapatkan ban berangin, ban sepeda diganti dengan ban karet tanpa angin yang disebut ban mati .

Tiap Ahad pagi, ratusan jamaah pergi ke majelis taklim Habib Ali di Kwitang dengan mengendarai sepeda dari daedah Kuningan, Kemang, Pejaten, Ragunan dan Condet, yang sampai tahun 1950-an merupakan daerah pedesaan, dengan mengendarai sepeda. Sejumlah anak muda Kwitang tiap Ahad pagi ketiban rezeki menjadi tukang parkir sepeda.

Sayangnya, ketika itu jalan-jalan di daerah-daerah tersebut umumnya belum beraspal hingga ketika musim hujan bukan manusia naik sepeda tapi sepeda menaiki manusia. Karena sepeda harus mereka panggul. Hingga pengendara harus menyiapkan sebatang bambu guna membersihkan lumpur di kedua rodanya. Maklum kala itu daerah Kuningan, Buncit dan Pejaten, masih merupakan daerah pertanian dan peternakan sapi yang sebagian besar belum beraspal.

Minggu, 08 Agustus 2010

Pemilihan Sepeda Lipat

Di dalam memilih sepeda lipat sebagai dilihat dari baik dari sisi olah raga maupun transportasi dapat di tinjau dari sudut pandang yg luas, karena ini akan memberikan pemahaman yang luas dan dalam secara filosofis, sains dan spiritual, untuk itu kita harus memulainya dari bagaimana Penciptaan Alam Semesta....., referensinya adalah sbb:
- http://www.creationofuniverse.com/
- http://en.wikipedia.org/wiki/Formation_and_evolution_of_the_solar_system
- http://www.sciam.com/article.cfm?id=the-myth-of-the-beginning-2004-05

Setelah memahami hal2 dasar diatas barulah kita bisa beranjak kepada gerak tubuh manusia secara biologi, lalu di teruskan kepada filosofi keinginan manusia untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya sehingga diperlukannya alat transportasi darat....

Duh..kok jad panjaaang banget yaks....pokoknya sepeda lipet itu penting..dan pertama kalau gak salah di buat untuk keperluan perang... referensinya: http://www.velorution.biz/?p=1276

Dah gitu aja deh latar belakang segala filosofi dan tetek bengeknya...liat aja di bawah ini deh....


Dalam memilih sepeda lipat kita harus mengetahui dengan benar tujuan pemakaian:

Ukuran ban 16" (Commuter)
Sepeda jenis ini ukurannya sangat kompak, menggunakan ban 16", tujuan pemakaian adalah untuk commuter, artinya pemakaian sepeda akan di "sambung" dengan kendaraan lainnya, misalnya bus, kereta, atau kendaraan lainnya. sehingga tidak akan memakan tempat yg banyak. Sepeda ini juga bisa sebagai kendaraan "cadangan" untuk kendaraan lainnya, misalnya di simpan di bagasi mobil, bila terjadi kemacetan kita bisa parkir mobil kita trus buka sepeda dan meneruskan perjalann dgn sepeda, atau bahkan bila ada supir kita bisa turun di pinggir jalan dan teruskan dgn folding bike menembus kemacetan.
++: kompak, ringan
-- : tidak senyaman 20" terutama pada jalanan kasar atau banyak lubang. jumlah gear tidak sebanyak 20"
contoh: http://idfoldbike.multiply.com/photos/album/61/Macam2_Foldbike_16

Ukuran ban 18" atau 20"
Ukuran ban 20" adalah balance dari sepeda lipat, artinya cukup kompak di bandingkan sepeda biasa namun tetap nyaman. Dgn 20" anda bisa tetap nyaman untuk perjalanan yg lebih jauh, bahkan tersedia seri untuk Touring maupun Balap. Bbrp model dari 20" ini adalah seri yg dapat dipakai untuk performance.
++: Gear bisa lbh banyak dari 16", pilihan lbh banyak
--: Tdk sepraktis 16". lbh berat untuk kelas yg sama.
contoh: http://idfoldbike.multiply.com/photos/album/60

Ukuran ban 26"
Bila medan yg akan di jajaki adalah offroad dan banyak lubang besar2..atau dengan kata lain hanya MTB saja yg bisa melaluinya maka 26" lah yg harus di pilih. 26" juga teruntuk org2 yg berbadan sangat besar namun tetap menginginkan sepeda lipat. Dan yg pasti bagi yg ingin tetap terlihat memakai sepeda ukuran biasa (full size)
++: Sangat nyaman, bisa di pakai MTB (khusus seri MTB) dan dapat menggunakan komponen yg umum
--: tidak sepraktis 20" atau 16", akan bingung kalau mau di bawa keluar kota, perlu kopor khusus.

Function Range (jenis2 sepeda lipat dari fungsi):
- Urban
- Urban Commuter
- Touring
- Racing Bike
- Light XC
- MTB All Mountain

Urban
Hampir semua foldbike secara umum adalah Urban bike (sepeda kota), terdapat berbagai jenis Urban bike, mulai dari yg paling basic sampai ke yang performance, artinya dari yg fiturnya sedikit dan relatif tidak ringan hingga yg ringan dan banyak fiturnya, seperti Hub peredam getar, suspension seat post, gear yg lbh banyak atau seat post yg mempunyai pompa ban. Urban bike rata2 ukuran bannya 18" atau 20"
Urban Commuter.
Urban commuter adalah diperuntukkan bagi yg bersepeda sambil menggunakan moda transportasi lainnya misalnya Kereta atau Bus. sehingga ukurannya harus kecil atau kompak. Ukuran ban 16" atau lbh kecil (rekomendasi tdk lbh kecil dari 8"). Skenarionya adalah bersepeda dari rumah ke stasiun Kereta...lipat..naik.....lalu sampai di stasiun berikutnya..turun..buka lipatan sepeda..lalu genjot lagi.
Pada skenario lainnya Urban Commuter Bike ini juga nyaman dipakai untuk Urban Touring, yaitu touring di kota2 lainnya (bukan tempat tinggal), misalnya membawa sepeda pakai Travel ke Bandung..selipkan diantara kursi lalu sesampai di tujuan di buka sepedanya dan di pakai touring dalam kota mengunjugi berbagai tempat menarik tanpa harus macet2an selain juga tentunya "menyatu" dengan atmosfir lokal.
Touring.
Touring atau genjot jarak jauh juga dapat di lakukan dengan sepeda lipat, namun tentunya spek sepeda tersebut harus mumpuni, mulai dari gear nya yg harus banyak (bisa pakai Dual Drive) hingga suspensi, krn genjot jarak jauh akan lelah dan juga membawa beban yg berat dari perlengkapan lainnya yg di muat di Panniers.
Racing Bike
Sepeda lipat juga ada versi sepeda balapnya Spt Dahon SpeedPro TT (http://www.dahon.com/intl/speedprott.htm atau http://www.dahon.com/intl/tournado.htm), bahkan ada juga yg versi kompetisi, misalnya Airnimal Chameleon (http://www.airnimalfoldingbikes.com/M_ChameleonPerformanceSport.php). Foldbike jenis ini bisa di genjot lebih dari 70kph.
LightXC
Untuk lightXC (cross country) juga tersedia dalam format foldbike, untuk 20" mulai dr very LightXC http://www.dahon.com/intl/jetstreamp8.htm, atau LightXC (http://www.dahon.com/intl/matrix.htm , better 2007) atau yg agak berat bisa pakai http://www.airnimalfoldingbikes.com/M_RhinoWhite.php atau http://www.dahon.com/intl/flo.htm
MTB All Mountain
Untuk MTB All mountain tersedia dalam format ban 26" http://www.dahon.com/archive/2007/intl/fuego.htm .



merk2 yg di rekomendasi sesuai dgn ketersediaan dan harga:
- Dahon
- Strida
- Hasa
- Oyama
- Yansun


MORE TO COME..AKAN MENYUSUL:
- pemilihan terhadap tinggi badan, berat badan
- Riding position
- kondisi jalan
- skenario bepergian membawa atau genjot sepeda lipat..
- dll..
- sabar yah... :D


Salam,
Mas AKh

Sabtu, 07 Agustus 2010

Bersepeda Biar Sehat

Hari ini adalah hari tuk nggowes Mayestik - Pacoran - Pasar Minggu.
Tetep semangat...